Alasan Mengurangi Konsumsi French Fries

Posted: 22 Desember 2013 in Gaya Hidup

00French fries atau kentang goreng banyak digemari oleh sebagian besar masyarakat dunia. French fries digemari karena rasanya yang enak dan mengenyangkan karena banyak mengandung karbohidrat.

Selain itu, french fries dikenal sebagai makanan yang tidak sehat dan tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan. Berikut ini alasan yang dilansir dari Fitnea mengapa Anda sebaiknya menghentikan kebiasaan mengkonsumsi french fries secara berlebihan.

French fries mengandung lemak jahat

Makanan yang digoreng memang terasa lebih enak, tetapi lemak jahat atau lemak jenuh yang terdapat dalam kentang bisa memicu kanker, penyakit jantung, dan diabetes. Tidak semua lemak itu jahat dan banyak orang yang telah mengetahui bahwa lemak terdiri dari lemak jahat dan lemak baik.

Lemak baik berasal dari minyak sayur seperti minyak zaitun dan minyak biji bunga matahari yang dapat melindungi kesehatan tubuh Anda. Lemak jenuh bisa menyumbat pembuluh darah arteri secara langsung, inilah yang membuat lemak jahat menjadi sangat berbahaya. Lemak jahat berasal dari margarin,mentega, dan semua yang disaring.

Lemak jahat memicu kolesterol atau tingkat kepadatan lipoprotein rendah. Lemak jenuh juga tinggal di dalam tubuh dalam waktu yang lama dan memicu sirkulasi asam lemak yang menurunkan kolesterol baik atau kepadatan lipoprotein tinggi.

French fries mengandung karbohidrat paling jahat

Pada dasarnya, secara alami tidak ada kentang yang berbahaya, tetapi kentang menjadi berbahaya tergantung bagaimana Anda mengkonsumsinya atau bagaimana Anda mengolahnya. Kentang mengandung karbohidrat sederhana. French fries yang biasa dikonsumsi masyarakat terbuat dari kentang putih, dan kentang putih bisa dengan mudah berubah menjadi gula dalam tubuh.

Ketika tubuh Anda menyerap karbohidrat dengan cepat dan menjadikannya sebagai energi atau menyimpannya sebagai lemak. Meskipun Anda pergi ke gym dan mengkonsumsi french fries setelah berolahraga, Anda akan tetap menimbun lemak dari kentang tersebut. Jika Anda tetap mengonsumsi karbohidrat terus menerus, kandungan gula dapat menyebabkan meningkatnya produksi insulin, dan tingginya kadar insulin dalam tubuh berpotensi menimbulkan penyakit jantung dan diabetes.

Sayangnya, anak-anak bukanlah pengecualian. Beberapa orang mengatakan bahwa anak-anak membutuhkan banyak karbohidrat dan banyak ahli gizi menyarankan biji-bijian. Kenyataannya, biji-bijian yang sehat sangat sulit ditemukan. Secara teori, memasukkan biji-bijian sebagai menu makanan anak-anak adalah cara yang cermat. Semua biji-bijian sulit diubah menjadi energi, membuat stabil, dan lebih lama menyuplai karbohidrat ke dalam tubuh.

Sumber : lovelytoday.com

Iklan

Komentar ditutup.